Menhan Malaysia: Hanya Menteri ke Atas yang Boleh Masuk Negara Ini

Menhan Malaysia: Hanya Menteri ke Atas yang Boleh Masuk Negara Ini
Menteri Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yakoob. Foto: ANTARA Foto/FB

jpnn.com, PUTRA JAYA - Pemerintah Malaysia memutuskan hanya menerima kunjungan resmi menteri ke atas untuk lawatan pemimpin luar negeri ke negaranya saat pandemi COVID-19 dewasa ini.

“Rapat khusus kabinet memutuskan hanya pemimpin bertaraf menteri dan ke atas saja yang dibenarkan masuk ke negara ini atas urusan resmi,” ujar Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Sri Ismail Sabri Yaakob, Minggu (4/10) petang.

Walau begitu, mereka tetap perlu mematuhi SOP yang telah ditetapkan pemerintah.

"Semua delegasi termasuk Ketua Delegasi diwajibkan membuat tes usap tiga hari sebelum tiba di lapangan terbang internasional negara dan begitu tiba di lapangan terbang internasional mereka sekali lagi diwajibkan menjalani tes usap  kedua,” katanya.

Kehadiran delegasi, ujar dia, hanya untuk acara resmi yang tidak melibatkan orang banyak.

“Kedatangan delegasi akan diiringi dari lapangan terbang ke hotel seterusnya ke tempat acara dan ke lapangan terbang kembali untuk dihantar pulang ke negara mereka,” katanya.

Kehadiran semua delegasi hanya dibenarkan menggunakan pesawat pribadi saja.

“Pemimpin negara yang mempunyai tugas resmi di luar negara adalah dibenarkan dengan mengikuti SOP yang ketat. Bagaimanapun, setelah kembali ke Malaysia harus karantina,” katanya.

Malaysia kembali menutup pintu untuk warga asing seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News