Menkeu Sri Mulyani Bicara di Forum Dunia, Pertanian Kunci utama Memulihkan Ekonomi

Menkeu Sri Mulyani Bicara di Forum Dunia, Pertanian Kunci utama Memulihkan Ekonomi
Syahrul Yasin Limpo. Foto: M. Fathra Nazrul Islam/JPNN.com

Menurutnya, hasil dari pengembangan Food Estate ini sudah bisa dirasakan dengan adanya panen raya di atas rata-rata 8 ton per hektare. Kita harapkan ke depan program Food Estate makin merata di seluruh Indonesia," ujarnya.

Terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa pembangunan ketahanan pangan oleh pemerintah sudah berada dalam trek yang tepat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan sektor pertanian mengalami pertumbuhan 2,95 persen di Kuartal I-2021. Pertumbuhan positif ini melanjutkan tren yang dicapai tahun lalu yang tumbuh 1,75 persen di saat sektor-sektor lainnya mengalami kontraksi.

"Kita on the right track, kita sudah dalam trek yang betul, tinggal memang membutuhkan kebersamaan yang lebih kuat untuk menghadirkan pertanian yang lebih baik," katanya.

Mentan Syahrul menambahkan ekspor komoditas pertanian Indonesia juga mengalami kenaikan dari Rp 390,16 triliun di 2019 menjadi Rp 451,77 triliun atau tumbuh 15,79 persen. Menurutnya, struktur nilai ekspor pertanian ini didominasi oleh subsektor perkebunan.

"Ini kondisi rill yang ada. Berarti semua produktivitas kita baik itu tanaman pangan padi jagung misalnya, hortikultura, termasuk sayur-sayuran dan lain-lain, kemudian peternakan, kemudian tentu saja perkebunanan kita yang sudah mampu menunjang hasil yang ada," tutupnya. (*/jpnn)

 

Yuk, Simak Juga Video ini!

Sri Mulyani menyatakan sektor pertanian adalah kunci utama meningkatkan dan memulihkan ekonomi nasional yang sempat terperosok akibat pandemi Covid-19. Menurut Syahrul Yasin Limpo, pembangunan ketahanan pangan oleh pemerintah sudah berada dalam trek yang


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News