Menko Airlangga: APIP Harus Terus Mendorong Peningkatan Perekonomian Inklusif

Menko Airlangga: APIP Harus Terus Mendorong Peningkatan Perekonomian Inklusif
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan kepada sejumlah wartawan seusai membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah 2023 – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Jakarta, Rabu (14/6). Foto: Dokumentasi Biro Humas Kemenko Perekonomian

Dalam hal ini, lanjut Menko Airlangga, APIP bukan lagi sebagai watchdog, tetapi lebih sebagai mitra strategis pemerintah.

APIP menjalankan berbagai fungsi, yakni memberikan keyakinan yang memadai atas ketaatan dan efektivitas (assurance activities), memberikan masukan (consulting activities), dan memberikan peringatan dini (anti-corruption activities).

Selain itu, APIP juga berperan penting dalam mengawal kebijakan terkait transisi dari pandemi menuju endemi.

“Saya berharap, kita dapat memberi kontribusi terbaik dalam menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah di tahun ini," ujar Menko Airlangga.

Karena itu, Menko Airlangga mengajak untuk meningkatkan sinergi dan kerja sama agar dapat mewujudkan visi Indonesia Maju 2045.

"Demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Menko Airlangga.

Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini ditargetkan akan mencapai 5,3 persen dan terus meningkat di 2024 pada kisaran 5,1-5,7 persen.
Lebih jauh, 2023 dan 2024 merupakan tahun krusial karena menjadi tahun terakhir pelaksanaan RPJMN 2020-2024.

Berbagai program transformasi ekonomi harus tetap dijalankan, terutama untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Menko Airlangga berharap APIP terus mendorong peningkatan perekonomian inklusif dari mulai tahap perencanaan, pelaksanaan sampai pertanggungjawaban

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News