Menko Airlangga Ingin Indonesia Bisa Swasembada Kendaraan Bermotor dan Teknologinya

Menko Airlangga Ingin Indonesia Bisa Swasembada Kendaraan Bermotor dan Teknologinya
Airlangga Hartarto. Foto: Ricardo/JPNN.com

Tak hanya itu, penjualan mobil selama September 2021 tercatat sebesar 84,11 ribu unit atau naik sekitar 41,5 persen jika dibandingkan Februari 2021.

“Untuk mendorong dan mengakselerasi konsumsi, serta peningkatan utilitas industri otomotif, pemerintah melanjutkan perluasan kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP), sebagai tindak lanjut dari keberhasilan penjualan kendaraan bermotor roda empat (KBM-R4) hingga hampir 150%,” tutur Airlangga.

Pemerintah telah memutusan untuk memberikan insentif pengurangan PPnBM 100% bagi pembelian KBM-R4 berkapasitas silinder mesin ≤1.500 cc hingga Desember 2021.

Serta insentif pengurangan PPnBM dari 25-50 persen untuk KBM-R4 berkapasitas silinder mesin antara 1.501 cc sampai dengan 2.500 cc.

Sektor otomotif diperkirakan sampai akhir 2021 bisa melakukan 850 ribu penjualan.

Ini jauh lebih baik dibanding 2020 yang sebesar 600 ribu penjualan. Meski masih di bawah angka normal, pemerintah berharap pada 2022 bisa mencapai 1 juta penjualan.(chi/jpnn)

Pemerintah tengah mempercepat pembangunan infrastruktur energi baru terbarukan (EBT) dan pengembangan ekosistem industri kendaraan listrik atau Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL-BB).


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News