Minggu, 19 November 2017 – 21:12 WIB

Menko PMK Resmikan iMuseum IMERI FKUI

Kamis, 14 September 2017 – 15:28 WIB
Menko PMK Resmikan iMuseum IMERI FKUI - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani meresmikan Indonesian of Health and Medicine (iMuseum), di gedung Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI) Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis, (14/9).

"Indonesian of Health and Medicine (iMuseum) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) adalah ikon baru dan pertama bagi pendidikan kedokteran di Indonesia. Mudah-mudahan menjadi museum rujukan nasional tempat pembelajaran dan pendidikan di bidang kesehatan dan ilmu kedokteran," kata Puan.

iMuseum IMERI FKUI memiliki lebih dari 5000 koleksi, baik berupa spesimen kedokteran maupun benda-benda peninggalan (artefak) berupa alat bantu pendidikan kedokteran, video, media directory. Salah satu keunggulan dari iMuseum IMERI FKUI ini adalah hadirnya 3D human visualization table – sebuah media pembelajaran terkini yang baru hadir pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara dan bisa dilihat secara langsung di iMuseum IMERI FKUI.

Area iMuseum terdiri atas enam area. Mulai dari fasilitas penunjang pendidikan bagi komunitas kesehatan dan kedokteran berupa koleksi spesimen kesehatan sejak era Hindia-Belanda hingga era modern.

“Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki oleh iMuseum, saya kira iMuseum dapat menjadi salah satu modal kita dalam pembangunan manusia Indonesia, yaitu meningkatkan kesehatan masyarakat," kata Puan.

Dia mengatakan, bahwa tantangan utama museum adalah bagaimana menarik minat masyarakat dan bagaimana mampu menghidupi dirinya sendiri.

"Untuk itu agar iMuseum dikelola secara profesional, mengutamakan kenyamanan, mudah dijangkau, terus berinovasi, memperbanyak event/hiburan namun tetap menonjolkan unsur pendidikan," pinta Puan.

Di akhir sambutannya, Menko PMK mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan fungsi iMuseum guna membangun kesadaran masyarakat dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkualitas.

SHARES
loading...
loading...
Komentar