Mensos Luncurkan Layanan e-Warong di Batam

Mensos Luncurkan Layanan e-Warong di Batam
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Foto; dokumen JPNN

Sedangkan target nasional hingga Desember, lanjutnya, akan ada 300 unit dan target penerima PKH non tunai 655.000 orang. "Tahun depan lagi kita berharap e-Warong nambah 3 ribu," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Kelembagaan BRI, Kuswiyoto KKS BRI merupakan bentuk kepedulian BRI untuk menyukseskan program Kemensos hingga transparan, aman dan mudah.

"Kita buktikan nanti yang kita lakukan akan membantu, tak perlu antre lagi (ambil dana bansos), 7x24 jam pintu yang kita tunjuk sebagai agen bisa diketuk," ujarnya.

Menurutnya, BRI khusunya di Batam memiliki 206 agen BRI, tak berhenti sampai di sini, ke depan pihaknya mencanangkan ada agen DRI di setiap desa. "Tak peduli di manapun tempatnya, agen BRI ada. Ini dapat menunjang program seperti yang dicanangkan Kemensos" ucapnya.

Hal ini dimungkinkan dapat dilakukkan karena BRI memiliki satelit yang didedikasi untuk masyarakat yang tidak terjangkau perbankan.

Sebagai informasi, ada berbagai bansos pemerintah yang akan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)-BRI. Yang pertama adalah bansos melalui Program Keluarga Harapan atau PKH. Yang kedua adalah Bantuan Siswa Miskin melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Dan yang ketiga adalah bansos dalam program Beras Sejahtera atau RASTRA. Seluruh bansos tersebut hanya diperuntukkan untuk keperluan non konsumtif, dimana nantinya semua jenis bansos hanya akan memanfaatkan satu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)-BRI .

Sementara itu, sinergi atau kerjasama antara BRI dengan Kementerian Sosial RI bukan hanya kali ini saja, BRI telah menjadi mitra perbankan Kementerian Sosial sejak tahun 2007 sampai dengan saat ini. 

SEIBEDUK - Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa di Kampung Bagan Seibeduk, meluncurkan Layanan e-Warong KUBE (Kelompok Usaha Bersama)–PKH

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News