Selasa, 20 Februari 2018 – 06:58 WIB

Mentan dan Forum Rektor Sepakat Bentuk Pokja Pangan

Kamis, 15 Februari 2018 – 21:45 WIB
Mentan dan Forum Rektor Sepakat Bentuk Pokja Pangan - JPNN.COM

jpnn.com, MAKASSAR - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyempatkan diri mengikuti dialog dengan para Rektor Indonesia dalam Konvensi Kampus di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar pada Kamis (15/2).

Pada rangkaian acara Forum Rektor Indonesia itu, Mentan mengharapkan peran aktif pendidikan tinggi untuk pertanian Indonesia.

"Pertanian tradisional harus berubah menjadi pertanian modern. Kita sudah punya peta jalan 2045 kita menjadi lumbung pangan dunia. Untuk menjadi pertanian modern membutuhkan teknologi dan Universitas lah yang mampu menemukan berbagai teknologi unggul. Dukungan para rektor dan akademisi sangat mutlak dalam membangun pertanian," ujar Amran.

Menteri dan juga dosen Unhas itu juga menyatakan bahwa Kementerian Pertanian saat ini harus bergerak cepat. "Kebijakan yang menghambat Pertanian harus dihilangkan," tegas Amran.

Salah satu yang menjadi contoh kebijakan adalah pengadaan benih, pupuk, pestisida dan alat mesin pertanian (alsintan) yang sebelumnya tender menjadi penunjukkan langsung melalui sistem e-procurement dan e-catalog. Sementara, panen, tanam dan pengentasan hama tidak bisa menunggu tender.

Selain soal kebijakan, Kementerian Pertanian juga melakukan perubahan besar dalam hal sumberdaya manusia, anggaran, hingga upaya hilirisasi hasil Pertanian.

Amran berharap kampus bisa memberikan dukungan penuh untuk Pertanian. Sebab, inovasi datangnya dari kampus. "Pangan menjadi paling strategis isu keamanan ke depan. Kebutuhan pangan dan energi semakin meningkat, sementara lahan tetap. Yang bisa menjawab adalah teknologi, dan ini datangnya dari kampus," beber Amran.

Kami sangat menghargai inovasi. Jika ada penemuan baru dari peneliti di kampus-kampus, Amran berharap langsung dimasukkan ke dalam e-catalog.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar