JPNN.com

Mentan Mengawal Distribusi Bantuan Korban Banjir di Sultra

Kamis, 13 Juni 2019 – 21:20 WIB Mentan Mengawal Distribusi Bantuan Korban Banjir di Sultra - JPNN.com

jpnn.com, KENDARI - Hujan deras yang mengguyur wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak Sabtu (1/6/2019) lalu, menyebabkan empat kabupaten terendam banjir, antara lain Kolaka Timur, Konawe Utara, Konawe, dan Konawe Selatan.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman turun langsung ke Kendari, Sulawesi Tenggara untuk memastikan bantuan bagi korban banjir di empat Kabupaten dapat terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, bantuan yang kita himpun sudah siap diberangkatkan dari Kendari menuju lokasi yang terdampak banjir yaitu di Konawe Utara, Konawe, Konawe Selatan, dan Kolaka Timur. Kami serahkan langsung kepada pemerintah daerah untuk didistribusikan ke masyarakat secara langsung," tutur Amran saat melepas langsung bantuan total 65 truk, berupa 1 truk benih padi dan 64 truk bantuan bahan pokok di Markas Komando Resort Militer 143/Halu Oleo, Kamis (13/6).

BACA JUGA: Bantuan Tak Datang, Korban Banjir Bandang Protes Keras

Kementerian Pertanian (Kementan) telah berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp 12 Miliar, baik dari internal sumbangan karyawan maupun donasi mitra Kementan. Bantuan senilai 4, 2 M ini langsung disampaikan hari ini di Kendari dan 8 M berupa program terkait penaggulangan bencana untuk sektor pertanian.

Dalam kesempatan ini, Menteri Amran melepas bantuan berupa perlengkapan dan kebutuhan sehari-hari seperti mie instan, beras, minyak goreng, air minum, biskuit, popok sekali pakai untuk bayi, selimut, sabun dan sebagainya.

Menteri Amran menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama relawan yang dengan sigap membantu para korban banjir.

Selain mengawal distribusi bantuan, Amran turut meninjau lokasi lahan dan infrastruktur pertanian yang terdampak banjir bandang. Kementan sendiri akan mendirikan posko-posko di lokasi tersebar di Kolaka Timur, Konawe Utara, Konawe, dan Konawe Selatan. Sejumlah posko tersebut didirikan untuk mengidentifikasi dan merehabilitasi sektor pertanian.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...