Mentan Tiada Hari Libur, Tetap Produktif Serap Gabah di Karawang

Mentan Tiada Hari Libur, Tetap Produktif Serap Gabah di Karawang
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) panen raya padi di lahan seluas 300 hektare, sekaligus melakukan gerakan serap gabah petani di Desa Telarsari, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (2/4). Foto: Kementan.

"Yang paling penting 270 juta orang harus tersedia makanannya dengan baik. Mari sama-sama sukseskan serapanya. Tidak hanya serapannya tetapi perbaiki RMU sehingga buffer stok bisa dilakukan dng baik," papar Syahrul Yasin Limpo

Cellica Nurrachadiana menyebutkan terkait panen raya ini ada penurunan harga di kisaran Rp 4.200 - 4.500 per kilogram, tergantung jenis alat panennya juga.

Cellica mengaku sangat berterima kasih karena serap gabah ini membuat petani di wilayah Karawang bisa terbantu.

Untuk di Kabupaten Karawang sendiri produksi beras 2020 mencapai 624.992 ton, konsumsi 272.153 ton sehingga perhitungannya neraca surplus 352.839 ton (56,45 persen).

"Kami komitmen dan konsisten menjadi daerah penyuplai pangan nasional. Kebahagiaan kami Bapak Menteri datang dengan segenap pemangku (kepentingan) dapat kepastian menjalin kerja sama dengan pihak terkait untuk serap gabah," sebutnya.

Dedi Mulyadi meminta Kementan bersama seluruh stakeholder menjaga stabilitas petani di saat panen raya.

"Bagaimana cara harga stabil dan petani buruh dapat beras gratis, karena kalau tidak cepat diserap harga jatuh dan di petani langsung dijual sehingga margin penjualan tidak memadai," ucap Dedi

Sementara itu Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menambahkan bahwa Kementan telah memasifkan gerakan serap gabah sejak Maret lalu.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan komitmennya membantu petani secara maksimal guna menstabilkan harga gabah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News