Menteri Baru, Instruksi SBY Dinilai Masih yang Lama

Menteri Baru, Instruksi SBY Dinilai Masih yang Lama
Menteri Baru, Instruksi SBY Dinilai Masih yang Lama
JAKARTA - Instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada sejumlah menteri saat pidato reshuffle kabinet, Selasa (18/10) malam lalu, menimbulkan berbagai macam penilaian. Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, Nasir Djamil, menegaskan kendati bagus namun instruksi SBY tidak ada yang baru.

"Itu bagus, memberikan tantangan kepada para menteri. Termasuk masalah Bank Century. Walau pun  (instruksi), itu tidak ada yang baru," kata Anggota Komisi III DPR RI, itu Rabu (19/10), di Jakarta.

Sedangkan anggota Komisi III DPR RI lainnya, Bambang Soesatyo, menilai penyelesaian berbagai masalah yang dikemukakan SBY sesungguhnya terpulang kepada kemauan politik dan ketegasan presiden sendiri. Menurut dia, sebagian besar masalah strategis yang dirinci presiden adalah persoalan lama yang terus tereskalasi karena,  kelambanan pemerintah merespons persoalan-persoalan itu.

Dia menilai  pengarahan dan instruksi SBY kepada jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB)-IItak lebih dari sekadar up date beberapa masalah strategis dan membarui instruksi. "Kecuali instruksi mengenai kebijakan pengamanan pangan, instruksi presiden lainnya masih terdengar mengambang, karena tidak dilengkapi target," katanya, Rabu (19/10), di Jakarta.

JAKARTA - Instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada sejumlah menteri saat pidato reshuffle kabinet, Selasa (18/10) malam lalu, menimbulkan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News