Menyamar Jadi Nenek, Seorang Pria Berusaha Rusak Lukisan Mona Lisa, Apa Motifnya?

Menyamar Jadi Nenek, Seorang Pria Berusaha Rusak Lukisan Mona Lisa, Apa Motifnya?
Pengunjung mengambil gambar dan video lukisan Mona Lisa yang kaca pelindungnya dilumuri kue. (Reuters/Twitter: @klevisl007)

Karya Leonardo da Vinci, yang juga sempat menjadi target upaya vandalisme sebelumnya, tidak rusak berkat kotak kaca anti pelurunya.

Menanggapi kasus ini, kantor kejaksaan Paris memulai penyelidikan terhadap "upaya menghancurkan sebuah karya kebudayaan".

Lukisan Mona Lisa mulai ditempatkan di balik kaca pelindung sejak seorang pria Bolivia melemparkan batu ke lukisan itu pada Desember 1956 hingga merusak siku kiri Mona Lisa.

Pada tahun 2005, lukisan tersebut ditempatkan dalam kaca yang diperkuat yang juga mengontrol suhu dan kelembabannya.

Di tahun 2009, seorang wanita Rusia melemparkan cangkir teh kosong ke lukisan itu, sampai sedikit menggores kasingnya.

Louvre adalah museum terbesar di dunia, menampung ratusan ribu karya, dan menarik 10 juta pengunjung setahun sebelum pandemi COVID-19.

AFP

Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan dalam bahasa Inggris

Rekaman video yang diambil seorang pengunjung di Louvre menggambarkan bagaimana lukisan paling terkenal di dunia tersebut dilumuri kue

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News