Merindukan Wembley Dijejali Suporter

Merindukan Wembley Dijejali Suporter
Merindukan Wembley Dijejali Suporter
ASOSIASI Sepak Bola Inggris atau FA memang merugi seiring kegagalan Inggris di Piala Dunia 2010. Sebut saja mulai ditinggal sponsor utama Nationwide, turunnya nilai kontrak dengan stasiun televisi Setanta Sports, serta makin menurunnya animo penonton di Stadion Wembley.   Karena itu, banyak pihak memprediksi FA bakal bernafsu mengeruk keuntungan sebesar-besarnya ketika Inggris menjamu Prancis, khususnya memaksimalkan pemasukan tiket penonton. Selain termasuk kategori big match, laga itu merupakan laga pemungkas Inggris 2010.

 

 Tapi, dugaan itu salah karena FA ternyata jauh dari kesan mata duitan. Buktinya, FA memutuskan hanya mencetak 44 ribu lembar tiket kendati Wembley memiliki kapasitas hingga 90 ribu penonton. Tidak hanya itu, FA memberikan diskon harga.  "FA telah lama merindukan laga kandang Inggris kembali disesaki penonton. Itulah alasan kami mengurangi kuota tiket hingga separo lebih dari kapasitas stadion," kata Adrian Bevington, direktur pelaksana FA, sebagaimana dikutip The Sun.

 Di tiga laga terakhir Inggris di Wembley, FA kecewa karena sekalipun hanya mencetak 70 ribu lembar tiket, penonton yang datang ternyata separonya. Tiga laga itu antara lain melawan Hungaria (uji coba), serta Bulgaria dan Montenegro (kualifikasi Euro 2012).

 Terkait potongan harga, FA memberikan harga paket hemat atau hanya 5 pounds (Rp 71 ribu) khusus untuk warga Brent, nama kawasan di sekitar Wembley. ?Untuk kali pertama, kami telah menyebar 70 ribu pamflet di Brent. Kami menerima respons positif karena sedikitnya 1.300 warga Brent kini sudah mengantongi tiket,? terang Bevington.

ASOSIASI Sepak Bola Inggris atau FA memang merugi seiring kegagalan Inggris di Piala Dunia 2010. Sebut saja mulai ditinggal sponsor utama Nationwide,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News