Musim Hujan, Pencemaran Limbah Sawit Perlu Diwaspadai

Musim Hujan, Pencemaran Limbah Sawit Perlu Diwaspadai
Musim Hujan, Pencemaran Limbah Sawit Perlu Diwaspadai
Hingga kemarin, Nordin mengaku belum ada laporan terkait masalah tersebut. Meski demikian, anggota Dewan Nasional Walhi Pusat ini mengingatkan agar masalah ini menjadi perhatian pihak perusahaan dan pemerintah agar tidak sampai terjadi. Pihak perusahaan harus mengantisipasi agar limbah tidak sampai meluber ke sungai atau danau.

   

Dia tidak pernah bosan mengingatkan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan perusahaan perkebunan kelapa sawit karena dampaknya sangat serius. Kerusakan lingkungan yang ditimbulkan juga akan berdampak pada masyarakat, bahkan bisa mengancam nyawa masyarakat.

   

“Sebagian besar warga Kalteng masih tergantung pada sungai sebagai sumber pemenuhan kebutuhan air, bahkan untuk konsumsi. Bayangkan jika sungai sampai tercemar limbah sawit atau zat kimia lainnya yang dihasilkan perusahaan perkebunan maupun pertambangan, maka dampaknya akan menyebabkan masalah serius terhadap kesehatan masyarakat. Makanya masalah ini angan dianggap sepele,” pungkas Nordin mengingatkan.

Sebelumnya Nordin mencontohkan bahwa kualitas air Danau Sembuluh Kabupaten Seruyan kini jauh menurun. Hal itu diduga akibat ada perkebunan yang membuang limbah ke danau atau melalui anak sungai yang bermuara ke danau setempat. Sedangkan fakta lain menunjukkan saat ini hampi seluruh sungai di Kalteng tercemar mercuri akibat aktivitas pertambangan. (nor)

SAMPIT – Datangnya musim hujan tidak hanya berpotensi terjadinya banjir, tetapi juga ancaman lainnya. Salah satu yang dikhawatirkan adalah


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News