Mutiara Samudera Hindia Ternoda Konflik SARA

Mutiara Samudera Hindia Ternoda Konflik SARA
Tentara dan polisi Sri Lanka berjaga di depan sebuah masjid pasca insiden kekerasan antimuslim di Distrik Kandy. Foto: ucanews.com

jpnn.com - Kekerasan antimuslim pekan lalu bukan yang pertama terjadi di Sri Lanka. Konflik sektarian, berbasis etnis hingga agama, sudah begitu lama terjadi di negara berjuluk Mutiara Samudera Hindia. Konflik yang sudah sama tuanya dengan sejarah. (sha/c10/dos)

 

Abad Ketiga SM: Penduduk Tamil bermigrasi dari India ke Ceylon (Sri Lanka)

1505 : Portugis tiba di Kolombo. Eropa mulai tertarik menduduki Ceylon.

1833 : Seluruh wilayah Ceylon dikuasai pemerintah Inggris.

1948 : Ceylon merdeka.

1949 : Pekerja perkebunan Tamil di Ceylon kehilangan hak-haknya. Gelombang nasionalisme Sinhala dimulai dan warga Tamil diasingkan.

1972 : Ceylon berganti nama menjadi Sri Lanka.

Kekerasan antimuslim pekan lalu bukan yang pertama terjadi di Sri Lanka. Konflik SARA sudah begitu lama terjadi di negara berjuluk Mutiara Samudera Hindia

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News