NasDem: Pemerintah RI Bisa Belajar dari Fujian

NasDem: Pemerintah RI Bisa Belajar dari Fujian
DPP Partai NasDem Bidang Hubungan Internasional menyelenggarakan diskusi bersama pemerintah Tiongkok, Kamis (28/5). Foto dok NasDem

Hasil dari rapat tersebut dibuatkan laporan dengan sistem informasi yang cepat. Apabila ada kesulitan yang dihadapi di luar lingkup provinsi, maka diserahkan ke tingkat Pusat.

"Hal yang tak kalah penting, kami meningkatkan kolaborasi antara departemen. Kami memperkuat kerja sama strategis dengan kantor perpajakan, bea cukai dan departemen-departemen yang lain untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk baru pengawasan perdagangan luar negeri dan inovasi layanan," tegasnya.

Martin Manurung selaku Ketua Bidang Hubungan Internasional DPP Partai NasDem yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR menyampaikan bahwa kiat-kiat pemulihan yang dilakukan Provinsi Fujian merupakan praktik terbaik yang bisa menjadi pelajaran bagi Indonesia. 

Bahkan, tidak menutup kemungkinan dalam konteks New Normal ke depan perlu dilakukan kerja sama yang baik antara Provinsi Fujian dengan provinsi di Indonesia.

Hal ini penting untuk membangun kepercayaan masing-masing negara dalam hubungan internasional pascapandemi Covid-19. Di samping itu, upaya kerja sama mengingatkan konteks historis antara dua daratan besar di Asia.

"Berbagai peristiwa zaman mulai dari masa-masa kejayaan hingga masa-masa sulit seperti sekarang ini telah dilalui oleh kedua bangsa. Para leluhur bangsa Indonesia dan bangsa China juga telah terbiasa menghadapi segala tantangan zaman secara
bersama-sama," katanya.

Kuatnya hubungan ekonomi kedua negara ini, terlihat dari besarnya investasi Tiongkok di Indonesia yang menempati peringkat dua teratas.

Wu Fei menyambut gembira peluang kerja sama ekonomi antara Provinsi Fujian dan provinsi potensial di Indonesia.

Kiat-kiat pemulihan yang dilakukan Provinsi Fujian merupakan praktik terbaik yang bisa menjadi pelajaran bagi Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News