Ngamuk, Johan Tendang Perut Pacar dan Aniaya Anaknya

Ngamuk, Johan Tendang Perut Pacar dan Aniaya Anaknya
Ilustrasi. FOTO: dok/jpnn.com

jpnn.com - SURABAYA - Cinta ditolak membuat Djuhar Afandi alias Johan, 32, warga Manyar Kertoarjo, 53, gelap mata. Johan bertindak kasar dengan menghadang sebuah mobil, yang dikendarai Merlin The, 37, dan menghajar warga Villa Bukit Regency itu. Masih belum puas, dia juga menganiaya anak Merlin, JS, 17. Kasus tersebut kini ditangani Polsek Lakarsantri.

Sebelumnya, dia dan Johan sempat menjalin hubungan selama lima bulan terakhir. Namun, lantaran Johan masih mempunyai istri, dia menganggap hubungan mereka tidak perlu dilanjutkan lagi. ''Tapi, dia masih ngotot telepon, SMS, dan nyanggong ke rumah saya,'' ungkapnya kemarin (6/6).

Kejadian tersebut bermula saat Merlin dan JS pulang menuju ke rumahnya. Tidak disangka, Johan yang mengendarai Mercedez nopol L 188 RO sudah menunggu di sekitar perumahan. Tahu bahwa mantan kekasihnya itu pulang, Johan lantas memalangkan mobilnya tepat di depan rumah Merlin agar tidak bisa masuk ke dalam rumah. Saat itu JS sudah membuka garasi.

Akhirnya, Merlin memutuskan tidak masuk ke rumah. Dia kemudian menyalakan gas mobilnya agar tidak berpapasan dengan Johan. Rupanya, Johan yang merupakan owner salah satu perusahaan headlamp coating tersebut tidak mau menyerah. 

Dia memilih nekat mengejar Merlin. Bahkan, dia sampai menabrakkan mobilnya ke mobil Merlin di depan kompleks perumahan. Mobil Honda Civic nopol L 1936 XN milik Merlin penyok di bagian belakang. Perdebatan yang menjurus aksi fisik lalu terjadi.

Merasa khawatir dengan kondisi ibunya, JS lantas menyusul dengan naik sepeda motor ditemani seorang sekuriti. Rupanya, hal itu membuat Johan semakin naik pitam. Setelah sempat menendang perut Merlin, Johan menyasar JS. 

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Iptu Haryoko Widhi mengatakan sudah berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya. (did/git/mas)

SURABAYA - Cinta ditolak membuat Djuhar Afandi alias Johan, 32, warga Manyar Kertoarjo, 53, gelap mata. Johan bertindak kasar dengan menghadang sebuah


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News