Ngeri, Virus Corona 10 Kali Lebih Jahat Ketimbang Flu Babi

Ngeri, Virus Corona 10 Kali Lebih Jahat Ketimbang Flu Babi
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: AFP

Tedros menyesalkan melihat kecenderungan beberapa negara yang berpadangan bahwa dengan menemukan kasus awal, menguji, mengisolasi (dan) merawat setiap kasus dan melacak setiap kontak maka mereka bisa mengendalikan dalam virus.

Tedros mengingatkan bahwa virus corona menyebar dengan cepat. Penambahan kasus lebih besar daripada penurunan kasus. "Dengan kata lain, jalan turun jauh lebih lambat daripada naik," katanya.

"Langkah-langkah pengendalian (social distancing, lockdown atau sejenisnya-red) hanya bisa dicabut jika langkah-langkah kesehatan masyarakat yang tepat sudah ada," ujarnya.

WHO juga mengakui para pakar mereka berpandangan bahwa pengembangan atau penemuan vaksin merupakan hal yang paling diperlukan untuk sepenuhnya menghentikan transmisi. Vaksin itu sendiri diperkirakan ada setidaknya pada 12 hingga 18 bulan lagi. (afp/jpnn)

Vaksin untuk menghentikan transmisi corona sepenuhnya diperkirakan baru ada 12 hingga 18 bulan lagi.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News