Nissan Gandeng Universitas Kembangkan Baterai Mobil Listrik

Nissan Gandeng Universitas Kembangkan Baterai Mobil Listrik
Ilustrasi Nissan Leaf terbaru. (Nissan/jpnn)

jpnn.com, SAO PAULO - Nissan Brasil dan Universitas Federal Santa Catarina (UFSC) telah menandatangani nota kesepakatan pengujian baterai kendaraan listrik (EV) yang akan digunakan pada masa depan.

Dalam perjanjian tersebut, Nissan dan UFSC akan melakukan riset terlebih dahulu seberapa lama kekuatan baterai yang digunakan kendaraan listrik Nissan. Sebagai awalan, Nissan akan memasok UFSC dengan enam baterai Nissan LEAF, yang telah digunakan dalam taksi di São Paulo dan Rio de Janeiro.

Presiden Nissan Brasil Marco Silva mengatakan, di seluruh dunia Nissan telah membentuk kemitraan dengan tujuan mengintegrasikan kendaraan listrik kepada masyarakat dan mempromosikan mobilitas listrik.

"Ketahanan baterai dan pasokan yang tinggi sangat penting bagi Nissan untuk kendaraan listriknya. Di Brasil, kami menggandeng peneliti dari Universitas Federal Santa Catarina untuk menguji potensi pada baterai kami," ujar Silva.

Silva menambahkan, USFC akan melakukan penelitian sejauh mana potensi baterai kendaraan listriknya dalam hal penyimpanan energi dan mengumpulkan daya secara independen.

Sementara ditempat yang sama Ricardo Ruther, Koordinator Laboratorium Fotovoltaik UFSC menuturkan, kerja sama dengan Nissan sangat penting baginya. Karena dia akan menyatukan dua pilar penelitian, yaitu mobilitas listrik dan penyimpanan energi.

"Kami sangat gembira bisa menjalin kerja sama dengan Nissan untuk melakukan penelitian sampai sejauh mana kekuatan baterai tersebut," imbuh Ruther. (mg9/jpnn)


Nissan Brasil dan Universitas Federal Santa Catarina (UFSC) telah menandatangani nota kesepakatan pengujian baterai mobil listrik (EV).


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News