Nostalgia Duet dengan Gus Dur Kelola Bank Nusumma

Nostalgia Duet dengan Gus Dur Kelola Bank Nusumma
Putri mendiang almarhum Gus Dur, Yenny Wahid didampingi suaminya Dhorir Farisi saat bersilaturahmi di rumah kediaman Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan di Surabaya kemarin. (14/4/17). Foto: Dite Surendra/Jawa Pos

jpnn.com, SURABAYA - Dukungan moral dari tokoh nasional untuk Dahlan Iskan terus mengalir.

Kemarin giliran Yenny Wahid dan sang suami Dhohir Farisi yang mengunjungi Dahlan di kediamannya di Surabaya.

Mereka berdiskusi hangat sembari mengenang duet Abdurahman Wahid (Gus Dur) dan Dahlan saat berhasil mengembangkan bank warga NU, BPR Nusumma, pada 1990-an.

Putri kedua Presiden Ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid itu disambut Dahlan dengan hangat.

”Saya datang ke sini karena ingin sekali bertemu Pak Dahlan. Sebenarnya ingin hadir dalam sidang kemarin (sidang dengan agenda pembacaan pleidoi, Kamis, 13/4, Red), tapi kebetulan ada acara yang tidak bisa saya tinggalkan,” kata pemilik nama Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid tersebut.

Dalam pertemuan sekitar dua jam itu, mereka bicara banyak hal.

Mulai kasus Dahlan hingga kondisi perekonomian bangsa saat ini. Yenny dan Dahlan juga bernostalgia terkait Bank Nusumma.

BPR warga Nahdlatul Ulama (NU) itu didirikan Abdurrahman Wahid (ketua umum PB NU saat itu) dan Edward Soeryadjaya (Bank Summa) pada 1 Juni 1990.

Dukungan moral dari tokoh nasional untuk Dahlan Iskan terus mengalir. Kemarin giliran Yenny Wahid dan sang suami Dhohir Farisi yang mengunjungi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News