Novel Dewasa Nyebar di 171 Sekolah Dasar

Kepsek Diinstruksikan Selektif Pilih Buku

Novel Dewasa Nyebar di 171 Sekolah Dasar
Novel Dewasa Nyebar di 171 Sekolah Dasar
BANDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menjamin novel dewasa yang beredar di sekolah-sekolah sudah ditarik pihak sekolah. Hal itu diketahui saat Wakil Walikota Ayi Vivananda melakukan sidak di SMP 44, Jumat (15/6),  di Jalan Cimanuk  Bandung.

Sidak yang  juga dihadiri Kadisdik Kota Bandung Oji Mahroji dan Sekjen FGII Iwan Hermawan. Meski menemukan buku dewasa yang selama ini tersebar, namun pihak sekolah belum menyimpannya di rak sekolah. “Kami sudah memerintahkan setiap kepala sekolah, segera menarik novel tidak layak baca tersebut. Sebab, selain mengadung muatan pornografi, juga  bermuatan kekerasan,” beber Oji kepada wartawan, kemarin.

Ia menegaskan, sejumlah novel tersebut, bukan hanya tidak layak di baca anak SD, melainkan SMP dan SMA sekalipun. “Saya langsung kontak semua sekolah setelah mendengar kabar ada peredaran novel tersebut. Alhamdulillah saat ini sudah tidak ada lagi,” kata Oji

Sementara  itu, Ayi mengaku cukup lega tidak ditemukannya novel berjudul “Tambelo Kembalinya Si Burung Camar”  karya Redhite Kurniawan dan  “Tidak Hilang Sebuah Nama” karya Galang Lutfiyanto. Terlebih, menurut laporan kepala sekolah, novel tersebut belum sempat disimpan di perpustakaan dan belum di baca anak-anak. “Alhamdulilah clear,” kata Ayi.

BANDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menjamin novel dewasa yang beredar di sekolah-sekolah sudah ditarik pihak sekolah. Hal itu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News