OCBD Hadirkan Hunian Pintar Bergaya Jepang, Ini Keistimewaannya

Menurutnya, rumah-rumah di cluster Morizora dilengkapi dengan teknologi insolasi untuk melindungi dari panas, dilengkapi panel surya, dan gas bawah tanah.
Hal tersebut membuat penghuni tidak lagi perlu menggunakan tabung gas yang menimbulkan bau.
"Ini adalah konsep baru untuk hunian yang lebih ramah lingkungan,” ujar Imelda.
Proyek tersebut juga telah mengantongi sertifikat green house, sebagai bukti komitmen terhadap konsep hunian berkelanjutan.
Adapun target yang menjadi sasaran pasarnya adalah tetap masyarakat terdekat dengan lokasi yang berada di tier satu, yakni Bogor. Kemudian tier dua masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
“Seperti yang terjadi di Pine Residence, mayoritas pembeli, sekitar 70-80 persen, adalah masyarakat Bogor yang bekerja di Jakarta,” bebernya.
Menariknya, meskipun mengusung konsep berkualitas ala Jepang, proyek tersebut tetap terjangkau bagi pasar kelas menengah.
Imelda mengatakan bahwa Morizora menyasar segmen middle market dengan harga jual mulai dari Rp 2,3 miliar.
OCBD meluncurkan hunian pintar, eksklusif dengan desain bergaya arsitekur Jepang
- LPCK Catat Pra-Penjualan Rp 323 Miliar di Awal 2025, Andalkan Hunian Terjangkau
- Lippo Karawang Siapkan Hunian dan Komersial Terbaru, Cek di Sini Harganya
- Property Expo 2025 Resmi Digelar, Hadirkan Hunian Sesuai Kebutuhan Masyarakat
- Untar Residence Hadirkan Hunian Modern dan Inklusif untuk Mahasiswa Global
- Tangerang Jadi Lokasi Terpopuler, LPKR Perluas Penawaran Produk di Park Serpong
- PIK 2 Tetap Jadi Primadona Investor di Tengah Gejolak Ekonomi Global