Ofisial Terlibat Perkelahian dengan Persewar, Mitra Kukar Pasrah Menanti Sanksi Komdis PSSI

Ofisial Terlibat Perkelahian dengan Persewar, Mitra Kukar Pasrah Menanti Sanksi Komdis PSSI
Ofisial Mitra Kukar dan Persewar terlibat perkelahian saat pertandingan kedua tim berakhir, Jumat (6/9). Foto: DONY/KP

jpnn.com, TENGGARONG - Mitra Kukar mengaku pasrah menerima hukuman berat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat insiden kericuhan saat bersua Persewar Waropen di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Jumat (6/9) sore.

Apalagi, insiden kontak fisik tersebut sampai melibatkan ofisial Naga Mekes, julukan Mitra Kukar. Sejatinya pertandingan antara Mitra Kukar versus Persewar sudah panas sejak awal.

BACA JUGA: Imbang Lawan PSGC, Posisi Sriwijaya FC Kukuh di Puncak Klasemen

Beberapa pemain sempat beradu mulut setiap kali mendapat pelanggaran. Bahkan, kapten Mitra Kukar Atep harus menerima kartu merah karena tindakan tidak sportif.

Namun, situasi kian memanas tatkala Rafli Mursalim mencetak gol pada menit akhir. Gol tersebut diprotes pihak Persewar karena dinilai bola sudah keluar garis saat Arif Suyono mengeksekusi sepak pojok. Pihak Persewar yang tidak terima dengan keputusan wasit langsung kontak fisik dengan asisten wasit 2.

Ofisial Mitra Kukar dalam hal ini Joice Sorongan berusaha melerai, tapi dia justru mendapat bogem mentah. Walhasil, perkelahian tak bisa dihindarkan. Beruntung pihak keamanan bergerak cepat dan langsung mendinginkan suasana.

Meski begitu, sanksi komdis sudah pasti tak terhindarkan. Hukuman berat akan diterima Naga Mekes selepas sidang pekan depan. Menanggapi hal itu, ketua panitia Aditya Rahman mengaku pasrah dengan sanksi yang akan diterima.

BACA JUGA: Pasangan Berstatus Pelajar Terjaring Razia Satpol PP di Indekos

Mitra Kukar mengaku pasrah menerima hukuman berat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat insiden kericuhan saat bersua Persewar Waropen di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Jumat (6/9) sore.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News