Ombak Tinggi Hingga 6 Meter Berpotensi Terjadi Selasa - Rabu

Ombak Tinggi Hingga 6 Meter Berpotensi Terjadi Selasa - Rabu
Kapal nelayan saat dikandaskan ombak di pantai Pancer, Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (19/7). Foto: JUMAI /JAWA POS RADAR JEMBER

Dia mengatakan jika sudah melaporkan hasil perkiraan dari BMKG kepada beberapa pihak yang dirasa membutuhkan. Kementerian Perhubungan menjadi salah satu steakholder yang menerima laporan dari BMKG.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang ditemui dalam kesempatan yang sama mengatakan jika laporan cuaca ini memang dibutuhkan dalam pelayaran. Namun di sisi lain dia mengingatkan agar kompetensi dan kelayakan kapal juga diperhatikan agar tidak terjadi kecelakaan pelayaran.

”Saya meminta pemda dan syahbandar berkoordinasi. Di selatan Jawa banyak kapal nelayan, saya akan ajak diskusi KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan, Red),” ujarnya.

Selain itu BMKG terus menyampaikan perkembangan terkini prakiraan tinggi gelombang di perairan Indonesia. Kabag Humas BMKG Hary Tirto Djatmiko mengatakan mulai 22 Juli sampai 26 Juli bakal ada peningkatan angin timuran dengan kecepatan mencapai 37 km/jam.

Dengan kuatnya angin tersebut, maka menyebabkan adanya gelombang yang mencapai 6 meter di perairan Indonesia. Total ada tujuh titik perairan Indonesia yang berpotensi mengalami gelombang setinggi 4-6 meter. Yaitu perairan barat Kep. Mentawai, perairan Bengkulu hingga Lampung, dan selat Sunda bagian selatan.

Kemudian gelombang 4-6 meter diperkirakan juga bakal terjadi di perairan selatan Banten, perairan selatan Jawa sampai Sumbawa, selat Bali - selat Lombok - selat Alas bagian selatan, serta di perairan selatan pulau Sumba.

"Dengan tingginya gelombang itu BMKG menghimbau supaya nelayan, khususnya dengan perahu kecil, tidak memaksakan diri untuk melaut," kata dia. (lyn/wan)

 


BMKG memprediksi, pada 24 dan 25 Juli akan terjadi ombak tinggi yang bisa mencapai 6 meter, masyarakat diminta waspada.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News