P2G: 400 Orang Shadow Team Nadiem Makarim Bisa Mengancam ASN Kemendikbudristek 

P2G: 400 Orang Shadow Team Nadiem Makarim Bisa Mengancam ASN Kemendikbudristek 
400 Orang Shadow Team Nadiem Makarim Bisa Mengancam ASN Kemendikbudristek. Ilustrasi Foto: Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mempertanyakan pernyataan Mendikbudristek Nadiem Makarim soal keberadaan 400 orang Shadow Team di forum PBB.

Kepala Bidang Advokasi P2G Iman Zanatul Haeri menuturkan dalam laporan UNESCO mengenai kondisi digitalisasi pendidikan di Indonesia.

Kemendikbudristek membentuk satgas khusus untuk membentuk beragam layanan aplikasi, seperti merdeka mengajar dan kampus merdeka. 

"Patut diduga, 400 orang Shadow Team ini adalah satgas tersebut. Berkaca pada kasus Sambo di institusi kepolisian, penggunaan satgas semacam ini sangat rentan penyalahgunaan," ungkap Iman Zanatul Haeri di Jakarta, Jumat (23/9).

Iman mempertanyakan 400 orang shadow team ini digaji APBN atau bagaimana? Jika iya, ini harus disampaikan kepada publik dalam rangka asas akuntabilitas dan transparansi, karena menyangkut uang rakyat. Andaikata tidak dari APBN lantas sumber gaji mereka darimana? 

"P2G mendesak BPK merespons ini, harus diperiksa saya rasa dari segi anggarannya," ungkap Iman.

Lanjut dikatakan 400 orang shadow team ini katanya orang-orang kepercayaan Nadiem.

Tim khusus yang dibentuk Mas Menteri, sapaan lain Nadiem, dalam rangka menyukseskan program-program Kemendikbudristek.

P2G menyoroti keberadaan 400 orang shadow team bentukan Mendikbudristek Nadiem Makarim akan bisa mengancam ASN Kemendikbudristek.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News