Pak Ganjar Gelar Lomba Pidato ala Bung Karno, Ikut Yuk
jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuat lomba pidato gaya Bung Karno. Lomba dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno ini dimaksudkan untuk mencari sosok Soekarno-Soekarno muda.
Ganjar Pranowo mengatakan sengaja membuat lomba itu untuk menggelorakan semangat perjuangan Bung Karno kepada anak muda.
Melalui cara itu, anak muda akan semakin mengenal sosok sang proklamator bangsa sekaligus menumbuhkan jiwa nasionalisme di antara mereka.
"Saya kemarin diskusi, gimana ya caranya generasi muda kita memahami betul tentang sosok Bung Karno. Banyak juga yang belum tahu, kalau bulan Juni ini dikenal dengan Bulan Bung Karno. Lalu muncullah ide membuat lomba pidato ini," kata Ganjar.
Ganjar sengaja mengambil tema Cara Kami Mencintai Indonesia dalam lomba pidato Bung Karno itu. Menurutnya, cara mencintai Indonesia di kalangan masyarakat tidak bisa disamakan. Semua mengekspresikannya dengan cara yang berbeda.
"Kita tahu anak-anak, pelajar, dan pemuda punya cara dan pandangan sendiri bagaimana mencintai Republik ini. Mungkin dengan mencintai alam dan lingkungan, dengan main game, olahraga, berkesenian, dan sebagainya. Karena mencintai itu berbeda-beda caranya, namun satu tujuannya persatuan Indonesia," jelasnya.
Adapun lomba Pidato Bung Karno, lanjut Ganjar, akan dikelompokkan dalam tiga kategori. Pertama untuk anak-anak TK hingga SD, kemudian kedua untuk remaja tingkat SMP dan SMA dan ketiga kategori mahasiswa dan masyarakat umum.
"Masing-masing kategori akan dipilih juara pertama hingga ketiga. Untuk juara pertama, mendapatkan hadiah Rp2,5 juta, juara kedua Rp1,5 juta dan juara ketiga Rp1 juta," jelasnya.
Ganjar Pranowo mengatakan sengaja membuat lomba itu untuk menggelorakan semangat perjuangan Bung Karno kepada anak muda.
- Rayakan Bulan Bung Karno, Kulturnesia Gelar Nobar Film Joko Anwar
- Suara Bung Karno Sapa Penonton di Bioskop, Ingatkan Rakyat Dukung Karya Anak Bangsa
- Megawati Sebut Bung Karno dan Fatmawati Sejatinya Seniman
- Putra Sang Fajar yang Tak Pernah Padam: Mewarisi Api Soekarno di Tengah Badai Zaman
- Di Museum Multatuli, Hasto Bicara Nilai Pancasila untuk Tata Dunia Baru
- Jokowi Tak Hadiri Peringatan Hari Pancasila, Ajudan Sebut Tak Diundang
JPNN.com




