Pak Ganjar Kelelahan Saat Berlari, Tim Medis Langsung Beraksi

Pak Ganjar Kelelahan Saat Berlari, Tim Medis Langsung Beraksi
Gubernur Ganjar Pranowo di Borobudur Marathon. Foto: IG @ganjarpranowo

Siti Atikoh berhasil menyelesaikan pertandingan. Ia melahap penuh 6 lap dengan catatan waktu 2 jam 23 menit 9 detik.

Menurut Ganjar, event Borobudur Marathon tahun ini berjalan sukses. Para pelari begitu semangat untuk menyelesaikan rute yang sudah ditentukan. Baik kategori elite ataupun umum, semua begitu antusias mengikuti acara.

"Luar biasa, cuacanya juga sangat bagus. Pelari sangat bersemangat dan bisa menyelesaikan rute dengan mengitari candi Borobudur sebanyak enam kali," katanya.

Dia mengacungi jempol para pelari yang berhasil menyelesaikan pertandingan. Sebab, mereka sangat bersemangat dan memang telah mempersiapkan diri untuk terjun ke ajang bergengsi ini. Ganjar saja yang hanya lari satu putaran, mengaku sudah ngos-ngosan.

"Saya finish pertama kali, tapi satu putaran. Ternyata satu putaran saja sudah lumayan, lumayan pegel. Pelari kita ternyata hebat-hebat," terangnya.

Apresiasi Para Pelari

Ajang Borobudur Marathon sendiri begitu diapresiasi oleh para pelari Indonesia. Mereka yang mendapat kesempatan berlari di ajang ini, mengatakan sangat bangga karena sudah rindu pada ajang lari offline seperti ini.

"Di masa pandemi ini jarang ada yang mengadakan lomba lari offline. Borobudur Marathon ini saya sangat salut. Luar biasa karena bisa menggelar ajang lomba lari offline dengan baik," kata Irmansyah, pemenang Borobudur Marathon kategori Tilik Candi.

Gubernur Ganjar Pranowo terpaksa dibantu tim medis saat kelelahan berlari bersama peserta Borobudur Marathon lainnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News