Pakai Teknologi Canggih, Operasi Katarak Tidak Menakutkan Lagi

Pakai Teknologi Canggih, Operasi Katarak Tidak Menakutkan Lagi
dr Rien Widyasari SpM (kiri) dan dr Yuni Astuti, MARS. Foto: Mesya/JPNn.com

Sampai saat ini belum ada pengobatan katarak yang efektif kecuali operasi. Kapan dilakukan tergantung kebutuhan pasien dan pemeriksaan dokter.

Operasi bisa dilakukan grade 1-5. Lebih mudah melakukan operasi grade 3 ketimbang 5 yang sudah matang. Katarak yang terlau matang (grade 5), akan merangsang peradangan.

"Bila seseorang menderita katarak, tindakan satu-satunya untuk menanggulanginya adalah operasi. Itu saja satu-satunya solusi. Obat ataupun vitamin apapun tidak akan membantu,” ujarnya.

Fakta inilah menurut Dokter Rein yang perlu diluruskan kepada masyarakat. Jadi, meski takut, operasi katarak merupakan tindakan yang tidak dapat dihindari oleh para penderita penyakit mata ini.

Kecanggihan Operasi Katarak

Operasi katarak sebenarnya sudah tidak seperti dulu lagi dan tidak perlu ditakuti. Artis senior kondang Widyawati pernah menceritakan pengalamannya operasi katarak di KMN EyeCare. Istri dari mendiang Sophan Sophiaan ini menjalani operasi katarak sebanyak dua kali dalam kurang lebih dua minggu. Pertama pada mata kanan dan disusul operasi mata kiri.

Kepentingan dilakukan operasi yaitu rehabilitasi tajam penglihatan, mencegah kerusakan lanjut atau efek samping katarak pada mata.

Dokter Rien menjelaskan, operasi katarak memang tidak bisa dilakukan pada kedua mata secara bersamaan. Mata pertama yang dioperasi harus menunjukkan hasil yang baik dulu. Kemudian mata kedua bisa dioperasi. Karenanya, operasi kedua mata dapat dijalankan dengan lebih aman.

KMN EyeCare: Gejala katarak antara lain melihat warna tampak pudar, merasa silau. Operasi katarak tidak menakutkan lagi karena pakai teknologi canggih.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News