Paling Lambat 2045, Manusia Bisa Hidup 1.000 Tahun

Paling Lambat 2045, Manusia Bisa Hidup 1.000 Tahun
Aubrey de Grey. Foto: peopleus.blogspot.com

Salah satunya, mesin nano diperkirakan mampu mengambil sistem kekebalan manusia untuk memperbaiki sel. Misalnya, sel kanker. Mesin nano, kata dia, juga akan menghubungkan otak manusia dengan komputasi awan (cloud computing) sehingga mudah diakses.

Dia menyebutkan, saat ini sudah ada dua bukti kemajuan teknologi yang mendukung klaim futuristisnya. Pertama, ponsel Android. Kurzweil menyatakan, ponsel besutan Google tersebut kini semakin kecil, makin baik, dan makin lebih murah daripada komputer senilai USD 11 juta yang digunakannya pada pertengahan 1960-an.

Kedua, proyek yang telah dikerjakan bersama Joslin Diabetes Center di Connecticut, Amerika Serikat. Proyek tersebut memakai bioteknologi untuk mematikan gen reseptor insulin lemak di dalam hewan. 

Skema itu memungkinkan hewan bisa makan banyak tanpa risiko diabetes atau mengalami kenaikan berat tubuh. (mus/hep/c5/kim)



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News