Pancasila ‘Azimat’ Indonesia untuk Tangkal Terorisme

Pancasila ‘Azimat’ Indonesia untuk Tangkal Terorisme
Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. Foto: ist for JPN

Caranya dengan tidak memberi ruang kepada kelompok radikal untuk berkembang biak di Indonesia.

“Kelompok-kelompok seperti ini harus segera ditindak tegas. Mereka sangat berbahaya karena upaya mereka merongrong ideologi bangsa Indonesia,” ungkap Gus Yaqut.

Hal senada diutarakan Ketua Umum Pepabri Jenderal (Purn) Agum Gumelar. Menurut mantan Menko Polkam dan Menhub ini, Pancasila adalah rumusan agung para pendiri dan pahlawan bangsa.  

Pancasila sudah diterima sekitar 97 persen penduduk Indonesia sehingga tidak perlu diperdebatkan. Sebab, Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia.

“Sekarang kita ayo bersama cari solusi paling baik  dan paling bijak agar Pancasila ini bisa kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan Pancasila hanya sekadar retorika atau jargon,” ujar Agum.

Untuk melakukan itu, lanjut Agum, peran Mendikbud sangat besar guna menciptakan sistem pendidikan yang bisa menghasilkan manusia Indonesia yang berdaya saing tinggi sekaligus berwawasan kebangsaan.

“ Disamping mengejar ilmu, mereka juga harus dibentuk karakternya. Jadi apa yang kita pernah lakukan, seperti upacara bendera, pelajaran sejarah lebih difungsikan lagi. Itu untuk menanamkan jiwa dan nasionalisme mulai sedini mungkin,” kata Agum. (jos/jpnn)


JAKARTA – Kaum radikalisme dan terorisme selalu merongrong NKRI dengan ‘menyerang’ dasar negara dan falsafah bangsa Indonesia Pancasila.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News