JPNN.com

Pandemi Corona, Industri Hulu Migas Perlu Dukungan Ekstra Supaya Tetap Beroperasi

Minggu, 10 Mei 2020 – 21:29 WIB
Pandemi Corona, Industri Hulu Migas Perlu Dukungan Ekstra Supaya Tetap Beroperasi - JPNN.com

Menurutnya,  kebijakan,  strategi  dan  upaya  yang  perlu  dilakukan dalam  jangka  pendek  yakni  dukungan  kelangsungan  operasional sektor hulu migas agar tetap berjalan.

“Dalam  jangka  pendek  ini,  IATMI  mendorong  agar  Pertamina, sebagai BUMN Migas milik negara yang memiliki 36 persen kontribusi produksi nasional, terus berkomitmen untuk tetap menjaga keberlangsungan  industri  hulu  migas  nasional  dengan mempertahankan produksi di level yang aman dengan biaya operasi yang efisien,” tambahnya.

Sementara itu, Sekjen IATMI, Hadi ismoyo menambahkan ada pertimbangan teknis reservoir dimana terkadang tidak selalu mudah memilih opsi menutup sumur. 

KKKS tentu akan terus melakukan upaya-upaya efisiensi, disamping itu tetap diperlukan dukungan pemerintah   melalui   Kementerian   ESDM   serta   kementerian   dan lembaga terkait berupa stimulus fiskal, untuk mendorong kegiatan dalam  jangka  pendek  agar  tetap  dapat  berlangsung.  

Dukungan stimulus fiskal tersebut bisa saja bersifat sementara, selama periode tertentu akibat dampak Covid-19 ini.

Selanjutnya dalam jangka menengah dan jangka panjang, IATMI menilai  bahwa  era  Covid-19  ini  harus  dijadikan  momentum bagi pemangku kepentingan di  sektor  hulu  migas  untuk  lebih  investor friendly, memangkas proses perizinan, koordinasi dan birokrasi yang selama ini berdampak terhadap ekonomi biaya tinggi. 

Perlunya meningkatkan daya saing investasi sektor hulu migas di tanah air menjadi semakin mendesak. 

“Saat ini semua negara-negara produsen minyak sedang menyiapkan skema/model bisnis migas baru dalam rangka memperbaiki daya saing negara tersebut,” kata Benny.(chi/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
yessy