Panen Raya di Pandeglang Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Covid-19

Panen Raya di Pandeglang Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Covid-19
Panen raya di Pandeglang. Foto dok Kementan

Bupati Irna berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bisa menunjang dengan program yang bisa memberi semangat para petani.

Menurut Irna, petani Pandeglang optimistis untuk mewujudkan swasembada pangan dengan adanya sinergi dalam pendampingan budidaya pertanian oleh penyuluh pertanian di balai penyuluh pertanian (BPP).

"Tentunya yang didukung dengan infrastruktur dan alat pertanian yang telah dibantukan yang akan dinikmati petani dengan tiada hari tanpa tanam dan tiada hari tanpa panen," sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Mentan SYL juga memberikan bantuan bantuan berupa benih jagung hibrida, mesin pascapanen atau power theser, sarana dan prasarana dan bantuan pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp10 miliar dan ongkos pengolahan lahan.

Tidak jauh dari lokasi panen, Mentan SYL juga mengunjungi RMU (Rice Milling Unit ) milik Kelompok Tani Mekar, Kampung Mekar Jaya, Desa Panimbang, Jaya Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Sementara, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengungkapkan di Pandeglang saat ini juga dilakukan kegiatan irigasi perpipaan dan perpompaan, serta pembangunan embung.

"Infrastruktur prasarana dan sarana ini untuk menunjang peningkatan produksi pertanian di wilayah Pandeglang," ujar Sarwo Edhy.

Kegiatan irigasi perpipaan ada satu unit di Desa Parigi Kecamatan Saketi yang dikelola kelompok tani Yama Vaulsar. Pembangunan embung ada dua unit berada di Desa Harapan Karya Kecamatan Pagelaran yang dikelola Poktan Mandiri dan di Desa Kramatmanik Kecamatan Angsana yang dikelola Poktan Berkan Mandiri.

Menurut Mentan SYL, masa pandemi Covid-19 ini adalah saatnya pemerintah bergerak untuk membantu dan meyakinkan bahwa kondisi akan baik-baik saja.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News