Sabtu, 15 Desember 2018 – 00:32 WIB

Para Penumpang Menyebur ke Laut saat Lidah Kapal Pecah

Kamis, 14 Juni 2018 – 04:58 WIB
Para Penumpang Menyebur ke Laut saat Lidah Kapal Pecah - JPNN.COM

jpnn.com, OGAN KOMERING ILIR - Kapal Motor (KM) Albert tenggelam di perairan Pulau Maspari, OKI, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (13/6). Dari 30 orang di kapal itu, 27 selamat, tiga orang tewas.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Kapal jenis speedboat itu terbuat dari bahan kayu dengan dua unit mesin tempel, masing-masing berkapasitas 200 PK. Panjang kapal sekitar 10 meter dan lebar 2,6 meter.

Kapal itu berangkat dari pangkalan speedboat Sukadamai Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung (Babel) sekitar pukul 07.00 WIB. Tujuannya ke Desa Sungai Pasir, OKI.

Ke-27 orang yang selamat terdiri dari 24 penumpang serta nakhoda kapal, Afis alis Hafis, dengan dua anak buah kapal (ABK), Albet dan Ricardo. Sedangkan tiga yang tewas. Mereka, Irga, Imel (3) dan Devi (7).

Ke-24 orang yang selamat yakni Jamil, Novi, Andri, Rindi, Supri, Lunas, Helen, Yohana, Bas, Serius, Doni, Genjut, Erwin, Marsiah, Rian, Beni, Riska, Hamang, Herlina, Rika, Desi, Ledi, Jerli, dan Andes.

Ketika tiba di perairan Pulau Maspari, sekitar pukul 09.00 WIB, KM Albert mengalami kecelakaan laut. Lidah (bagian depan) kapal pecah akibat dihantam gelombang dan ombak besar. Para penumpang yang panik langsung nyebur ke air.

“Pukul 09.45 WIB para penumpang berhasil diselamatkan nelayan Sungai Kong, Sumsel dan KM Albert ditarik ke Kampung Sungai Pasir, OKI beserta para penumpangnya,” jelas Komandan Pos Pengamatan (Danposmat) TNI-AL Toboali, Letda Syamsudin.

Adanya kecelakaan di perairan Pulau Maspari tersebut dibenarkan jajaran Polres Bangka Selatan. “Korban sudah ditemukan semua. Ada tiga yang meninggal atas nama Irga, Imal dan Devi,” kata Kabag Ops Polres Bangka Selatan, Kompol Erlichson Pasaribu.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar