Pasangan Lesbian Terlibat Aksi Begal di Cianjur, Begini Modusnya

Pasangan Lesbian Terlibat Aksi Begal di Cianjur, Begini Modusnya
Pelaku pembegalan NA (18), warga Kecamatan Cianjur, Jawa Barat, mengaku terpaksa melakukan pembegalan karena butuh uang cepat diringkus polisi.(ANTARA/Ahmad Fikri)

jpnn.com, CIANJUR - Polres Cianjur membekuk dua orang perempuan pelaku begal terhadap pengemudi taksi daring asal Bogor, Jawa Barat.

Pelaku itu dalam aksinya turut melukai korban hingga mengalami sejumlah luka tusuk di tubuhnya pada Jumat (21/7).

Kasat Reskrim Polres Cianjur Iptu Tono Listianto mengatakan tertangkapnya kedua orang pelaku begal berinisial NA (18), warga Kecamatan Haurwangi, dan NP (17), warga Kabupaten Bogor, setelah pengemudi taksi daring menolak berhenti dan meminta tolong warga di dekat Pasar Cibeber.

"Korban yang menolak berhenti ditikam berkali-kali oleh pelaku yang sudah merencanakan aksinya karena butuh uang cepat. Korban yang mendapat pertolongan warga dan petugas langsung dibawa ke rumah sakit," katanya dikutip dari Antara, Sabtu (22/7).

Sedangkan kedua pelaku yang merupakan pasangan sesama jenis (lesbian) langsung diringkus petugas dari dalam mobil, sebelum menjadi bulan-bulanan warga.

Keduanya langsung diamankan di Mapolsek Cibeber dan selanjutnya diserahkan ke Mapolres Cianjur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Di hadapan polisi, kedua pelaku mengaku sudah merencanakan aksi begal terhadap pengemudi taksi daring yang dipesan secara acak.

Seorang pengemudi taksi daring bernama Gefintrise (45) yang mendapat pesanan tidak merasa curiga dengan kedua penumpang perempuan itu.

Polisi membekuk dua perempuan yang merupakan pasangan lesbian gegara terlibat dalam aksi begal di Cianjur.

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News