Pascalibur Imlek, Sekolah Pilih Hentikan Sementara PTM Terbatas, Orang Tua Murid Lega

Pascalibur Imlek, Sekolah Pilih Hentikan Sementara PTM Terbatas, Orang Tua Murid Lega
Pembelajaran tatap muka atau PTM di sebuah sekolah. Ilustrasi/foto: dokumen JPNN.com/Ricardo

jpnn.com, TANGERANG - Pascalibur Imlek, sekolah-sekolah di Tangerang Selatan memilih menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Langkah ini diambil untuk melindungi guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua.

Seperti yang ditempuh oleh SMP Harapan Bangsa Modernhil. Sekolah di kawasan Pondok Cabe, Tangsel ini tadinya menjadwalkan PTM terbatas (PTMT) pada 3 Februari.

Sebelum PTM terbatas ini, baik siswa maupun guru dan tendik harus menyerahkan hasil negatif dari swab antigen. Namun, keputusan tersebut dibatalkan.

Kepala SMP Harapan Bangsa Sisilia Juni Arianti dalam surat edaran Nomor : 262/SMP-HB4/02/I/2022 tertanggal 2 Februari menyatakan menghentikan sementara PTM mulai 3 - 11 Februari 2022.

Dikatakannya, kebijakan itu diambil karena menyikapi terjadinya kasus positif yang makin meningkat, apalagi setelah libur nasional banyak orang bepergian.

"Demi keamanan dan kesehatan segenap guru, tendik, siswa dan orangtuanya, sementara ini PTM dihentikan," ujarnya.

Dengan dihentikannya pelaksanaan PTM untuk sementara, lanjutnya, segala aktivitas pembelajaran kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui belajar dari rumah (BDR) secara daring.

Keputusan sekolah menghentikan sementara PTM terbatas pascalibur Imlek dinilai orang tua murid langkah yang tepat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News