Pasien COVID-19 di Payakumbuh Bertambah Sakit Melihat Orang Membuang Muka

Pasien COVID-19 di Payakumbuh Bertambah Sakit Melihat Orang Membuang Muka
Ilustrasi Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, PAYAKUMBUH - Salah seorang pasien COVID-19 asal Kota Payakumbuh, Sumatera Barat yang berhasil sembuh, Desmon (67) mengaku ada yang lebih menyakitkan dari sakit yang disebabkan virus corona tersebut.

Hal itu ialah tindakan masyarakat selama dia melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Biasanya orang itu dekat dengan saya, sekarang malah membuang muka. Hal itu lebih menyakitkan buat saya daripada rasa sakit COVID-19 itu sendiri," katanya di Payakumbuh, Sabtu (16/5).

Padahal, kata dia, seperti yang sering disampaikan oleh pemerintah bahwa terjangkiti COVID-19 ini bukan aib.

Sehingga masyarakat tidak perlu melakukan hal-hal yang membuat pasien bertambah sakit.

"Kami yang kena dampak seharusnya mendapatkan dukungan moral dari masyarakat, bukan dikucilkan," ujarnya.

Untuk itu, dia mengharapkan agar seluruh masyarakat tidak memperlakukan pasien positif seperti orang yang memiliki aib.

Sehingga pasien positif lebih cepat sembuh dari penyakitnya.

Dua pasien COVID-19 yang baru sembuh, membuat pengakuan selama menjalani isolasi dan perawatan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News