Pasien Virus Corona di Tiongkok Mulai Frustrasi

Pasien Virus Corona di Tiongkok Mulai Frustrasi
Tenaga medis di rumah sakit di Wuhan, China yang memakai perlengkapan khusus saat melayani pasien virus corona. Foto: AFP

Bahkan setelah dites negatif terjangkit virus, Devy masih percaya bahwa mendapatkan Kaletra adalah pilihan tepat. "Anda bisa mencoba berbagai hal untuk menyelamatkan dirimu kan?" kata dia.

Brother Squirrel, yang bernama asli Andy Li, mengatakan pada Reuters bahwa ia berusia 30 tahun dan memilih julukan itu karena ia menimbun obat untuk penyakitnya sama seperti "tupai menimbun kacang".

Setelah mendengar komentar otoritas kesehatan Tiongkok tentang Kaletra, Li dan beberapa penderita HIV lainnya mengumpulkan sekitar 5.400 tablet Kaletra dalam waktu kurang dari seminggu. Kemudian mereka menawarkan obat itu ke media sosial mirip Twitter Tiongkok, Weibo.

"Kami merasa seperti diorganisasi untuk misi militer," kata Li, mengingat kembali saat ratusan pesan membanjiri akun media sosialnya, membuatnya hampir tidak ada waktu untuk tidur atau makan selama tiga hari pertama sampai semua pil itu dikirimkan.

"Banyak orang membutuhkan obat itu dan saya tidak ingin membuang waktu. Waktu adalah hidup," ujar Li kepada Reuters. (ant/dil/jpnn)

Cepatnya penyebaran virus corona di Tiongkok dan kurangnya sumber daya medis mendorong orang-orang untuk menggunakan cara tidak biasa untuk memperoleh pengobatan


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News