Paus Fransiskus: Jangan Merayakan Kemenangan Terlalu Awal

Paus Fransiskus: Jangan Merayakan Kemenangan Terlalu Awal
Paus Fransiskus memimpin doa Regina Coeli dari jendelanya di Lapangan Santo Petrus di Vatikan, (31/5/2020). Foto: ANTARA/REUTERS/HO-Vatican Media/aa.

Sebagian masyarakat, terutama kaum muda Italia, meremehkan aturan pembatasan sosial dan penggunaan masker di tempat umum.

Sementara pemerintah memperingatkan kemungkinan terjadinya gelombang kedua wabah.

“Kita masih harus mengikuti aturan. Puji Tuhan, kita telah melewati bagian terburuk, tetapi tetaplah patuh pada imbauan yang ditetapkan pemerintah,” ujar Fransiskus.

Paus menambahkan, masyarakat Italia tidak boleh sampai lupa bahwa virus corona masih merenggut banyak nyawa di belahan dunia yang lain.

“Mengerikan,” kata Fransiskus, setelah mengatakan dirinya mendengar berita bahwa di suatu negara ada seorang yang meninggal dunia setiap satu menit akibat wabah ini—tanpa menyebutkan nama negara yang dimaksud.

Sebelumnya Reuters memberitakan, Presiden Brasil Jair Bolsonaro dikecam kaum oposisi dan aktivis di negerinya karena jumlah korban kematian akibat virus corona mencapai lebih dari 36.499 melewati negeri mana pun kecuali Amerika Serikat, yang mencapai 112.469.

Di Brasil, setiap orang meninggal dalam setiap menit, seperti yang dihitung Reuters. (Reuters/antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Terkait penyebaran COVID-19, Paus Fransiskus mengeluarkan imbauan agar masyarakat tetap hati-hati dan tetap mematuhi protokol kesehatan.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News