PBB Dua Desa Nol Persen

PBB Dua Desa Nol Persen
PBB Dua Desa Nol Persen

jpnn.com - PADARINCANG – Kesadaran warga untuk membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kecamatan Padarincang sangat rendah. Itu terbukti dengan adanya dua desa yang hasil pajaknya jauh dari harapan, yakni Desa Cipayung dan Batu Kuwung. Saat ini, realisasi PBB dua desa itu masih nol persen.

Dengan rincian, target PBB di Desa Batukuwung sebesar Rp56.080.595 dari 2.712 surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT), baru menyerap pajak sebesar Rp54,708 atau 0,10 persen. Terparah di Desa Cipayung yang sama sekali belum menyetorkan sepeser pun, dari target sebesar Rp40.747.087 dengan jumlah 2.046 SPPT.

Informasi yang dihimpun, target PBB di Kecamatan Padarincang dari 14 desa sebesar Rp445.285.720 dari 28.446 SPPT. Namun, hasil rekapitulasi menunjukkan, yang sudah terserap baru Rp113.404.089 atau 25,59 persen. Padahal, sudah jatuh tempo pada September lalu.

Saat ini yang sudah terserap 100 persen baru Desa Kramatlaban, Kadu Gempong dan Padarincang. “Kami juga sudah sering mengingatkan para kepala desa dan jawaban mereka siap-siap saja. Tapi buktinya, sampai sekarang masih jauh dari harapan. Tentunya, kami sangat menyayangkan, terutama terhadap dua desa itu. Padahal, penilaian daerah itu dilihat dari hasil PBB,” kata Sekretaris Camat Padarincang, Taufik Said saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Sabtu (26/10).

Taufik mengakui, jika realisasi PBB di Padarincang setiap tahun tidak pernah mencapai 100 persen. Untuk kali ini, kata Taufik, ia akan berupaya keras untuk mendorong para kepala desa agar menyelesaikan permasalahan ini. “Masih ada waktu hingga Desember. Kendalanya, bisa di kepala desa, bisa juga di warga. Tapi setidaknya, kepala desa bisa memberikan pemahaman kalau pajak itu sifatnya wajib. Kalau mereka tidak bayar pajak, pembangunan di daerahnya pun otomatis terhambat,” terangnya.

Terkait itu, Camat Padarincang Kusnadi yang baru saja dilepas ke Kecamatan Waringinkurung, sering mengingatkan para kepala desa untuk menyampaikan ke warga, soal pentingnya membayar pajak. “Kemarin saja pada acara lepas sambut, saya ingatkan kembali. Untuk saat ini, saya hanya bisa mendoakan, agar sebelum Desember target PBB di Padarincang bisa tercapai,” harapnya. (zai/run)


PADARINCANG – Kesadaran warga untuk membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kecamatan Padarincang sangat rendah. Itu terbukti dengan adanya


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News