PDIP: BI Tumpul, BPK Harus Audit!

PDIP: BI Tumpul, BPK Harus Audit!
Hendrawan Pratikno. FOTO: JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Koordinator Bidang Ekonomi Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Prof. Hendrawan Supratikno, menyatakan fraksinya punya alasan yang kuat meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melakukan audit kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) terhadap Bank Indonesia (BI).

Berdasarkan data yang dirangkum oleh Prof Hendrawan dari hasil rapat kerja antara Komisi XI DPR dengan Menteri Keuangan, Gubernur BI dan Bappenas, asumsi makro yang dipatok BI selalu saja meleset.

“Kemampuan antisipasi BI tumpul. selalu meleset (asumsi makronya, red),” kata Hendrawan dalam konferensi pers di DPR, Selasa (29/9).

Pihaknya menyebutkan dari asumsi-asumsi yang pernah ditetapkan BI, selalu saja nilai tertinggi yang dipatok BI, dianggap sebagai yang terendah oleh pasar. Contoh terbaru, begitu BI mematok asumsi nilai tukar rupiah diangka terburuk Rp13.900 dalam RAPBN 2016 pekan lalu, nilai tukar rupiah langsung melejit di atas Rp14.000/dollar bahkan sekarang Rp14.700.

Anehnya, lanjut Hendrawan, Gubernur BI Agus Marto selalu punya argumentasi dan begitu optimis situasi akan membaik. Misalnya pada rapat 25 Maret 2015, rentang nilai tukar berada diangka Rp12.380-12.899 (31 desember 2014 dan 24 Maret 2015), tapi nilai pasar yang berlaku sudah Rp13.000.

“Tapi argumentasi BI, meski melemah terhadap dollar AS, rupiah menguat terhadap mata uang lain, misal terhadap Real Brasil, Euro, Lira Turki, Ringgit Malaysia,” sindir Hendrawan, sembari menyebut, dalam rapat terakhir argumentasi BI ketika kurs sudah Rp14.600, itu disebabkan sentimen eksternal.

Nah, untuk mengurai persoalan ini, FPDIP DPR mendesak BPK segera mengaudit kinerja dan PDTT terhadap BI. Itu untuk mengetahui kenapa BI kemampuan antisipasinya lemah.

“Meski BI lembaga independen, lembaga itu tetap bisa diaudit BPK dengan tetap menjaga kerahasiaan berkaitan rahasia negara di internal BI,” katanya.(fat/jpnn)


JAKARTA - Koordinator Bidang Ekonomi Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Prof. Hendrawan Supratikno, menyatakan fraksinya punya alasan yang kuat meminta


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News