Pecco Bagnaia Ungkap Cara Memenangi Race MotoGP Italia

"Saya memutuskan untuk keluar, karena saya ingat tahun lalu Jack Miller menyalip saya dan saya tetap berada di luar untuk berada di dalam tikungan kedua."
“Saya mencoba melakukan hal yang sama tahun ini, tetapi Maverick (Vinales) mengerem sangat keras dan strategi saya hampir hancur. Namun, ketika saya melihat dia melebar, saya mencoba menutup garisnya dan itu adalah keputusan terbaik," ujar Pecco.
"Setelah itu, saya melihat Jorge (Martin) tidak keluar dari tikungan satu dengan kuat, jadi, saya hanya mencoba memanfaatkan ini sebagai keuntungan dan menyalipnya di tikungan dua,” imbuh Pecco.
Setelah memimpin, Pecco tak terbendung.
Pecco sempat mendapat tekanan dengan tiga lap tersisa ketika Martin tampak mulai mendekatinya untuk pertama kalinya sejak lap 1.
Namun, Pecco merespons dengan tegas, saat kembali menjauh dan akhirnya finis pertama.
"Kemenangan ini juga tak lepas dari perasaan saya yang sudah baik di awal. Hari dimulai dengan baik karena saya menerima pesan dari seorang legenda. Dia berkata hari ini kamu akan menang. Itu membuat saya senang," tuturnya.
Legenda yang dimaksud Peco ialah Gene Simmons pentolan band rock Kiss. (adk/jpnn/crash)
Kemenangan Pecco di race MotoGP Italia juga tak lepas dari perasaan happy Pecco mendapat pesan dari legenda.
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan
- 2 Pembalap Muda Indonesia Siap Taklukan JuniorGP Portugal
- Tes MotoGP Spanyol: Marquez Pertama, tetapi Yamaha Jadi Perhatian Utama
- Klasemen MotoGP 2025 dan Jadwal Balapan di Prancis
- MotoGP 2025: Perasaan Marc Marquez Melihat Posisinya Direbut Alex Marquez
- MotoGP Spanyol 2025: Hari Bersejarah Bagi 2 Pembalap
- Klasemen MotoGP 2025 & Komentar Marc Marquez soal Quartararo