Pelajaran dari Arab Saudi

Pelajaran dari Arab Saudi
Pelajaran dari Arab Saudi
JAKARTA - Timnas Indonesia U-16 mendapatkan pelajaran berharga sebelum berlaga di Piala Asia U-16 2008. Mereka masih memiliki banyak kelemahan. Peringatan itu didapat dari salah satu finalis Piala Asia U-16 2008, Arab Saudi.

Dalam uji coba di Tashkent, Uzbekistan, Minggu lalu (28/9), Timnas U-16 ditekuk Arab Saudi tiga gol tanpa balas. "Meski kalah, kami cukup beruntung dengan uji coba ini. Sebab, kami bisa mengukur kemampuan ketika bertemu dengan sesama kontestan Piala Asia U-16," kata Yeyen Tumena, asisten pelatih Timnas U-16, kepada Jawa Pos kemarin (29/9).

Menurut dia, kelemahan Rudi Setiawan dkk adalah konsistensi permainan. Dalam uji coba melawan Arab Saudi, Timnas U-16 hanya mampu bermain agresif di babak pertama. Sedangkan tempo permainan tim besutan Mundari Karya tersebut pada babak kedua menurun. Dampaknya, dua gol Arab Saudi bersarang di babak kedua. Tepatnya, pada menit ke-48 dan dua menit jelang bubaran. Sedangkan satu gol lainnya tercipta pada menit ke-39 babak pertama.

"Anak-anak mampu tampil militan di babak pertama. Bahkan, Ferry Bayu sempat mendapat peluang emas. Sayang, pada babak kedua agresivitas anak-anak menurun drastis," terang Yeyen. (fim/diq)

JAKARTA - Timnas Indonesia U-16 mendapatkan pelajaran berharga sebelum berlaga di Piala Asia U-16 2008. Mereka masih memiliki banyak kelemahan. Peringatan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News