Pelajaran Penting : Tak Ada Kata Terlambat Untuk Bangkit dan Belajar

Pelajaran Penting : Tak Ada Kata Terlambat Untuk Bangkit dan Belajar
Dyan saat tampil bersama model yang mengenakan rancangannya di Indonesian Fashion Week 2016 silam

Misalnya, juara pertama make-up creative tingkat nasional by PAC dan juara pertama make-up creative tingkat nasional by Sari Ayu. Selain itu, juara pertama dan juara umum bridal tingkat nasional by Harpi Melati maupun La Tulipe.

Meski demikian, Dyan tetap getol merias wajah. Baik kreatif maupun pengantin. Bahkan, Anne Avantie, desainer ternama Indonesia, sering menggunakan jasanya merias para model ketika mengadakan fashion show.

Begitu juga desainer lain yang sering mengontaknya untuk bekerja sama dalam pergelaran fashion tanah air. Termasuk, Indonesia Fashion Week dan Jakarta Fashion Week. Beberapa nama tenar juga menjadi pelanggannya. Misalnya, Titiek Puspa, Krisdayanti, Ashanty, Vicky Shu, dan Zivanna Letisha Siregar. Selain itu, ada juga Ira Wibowo, Vina Panduwinata, serta Manohara.

Berkat prestasi positifnya dalam kejuaraan Asia Pasifik, Dyan juga mendapat berkah lain. Dirinya langsung diundang dan diajak bekerja sama oleh desainer luar negeri. Ada yang dari Tiongkok, India, dan Jepang. Dyan diminta merias model mereka dalam Hongkong Fashion Week.

Satu rahasia kesuksesan Dyan adalah kemampuannya menonjolkan kecantikan seseorang. ’’Make-up nggak usah menor, natural saja. Yang penting cantik dan auranya keluar. Yang perlu diperhatikan khusus saat berdandan adalah bagian mata. Begitu juga presisi antara kanan dan kiri wajah,’’ tegasnya.

Dyan berharap dirinya bisa menjadi contoh yang baik bagi tiga anaknya. ’’Anak adalah segalanya bagi saya. Semaksimal mungkin saya tidak mau mengecewakan mereka. Karena itu, sesibuk apa pun, saya pasti selalu mendampingi mereka ketika belajar atau menjelang tidur . Biar mereka tetap merasakan kasih sayang yang cukup,’’ ujar perempuan yang sering memilih berwisata ke Bali tersebut.

Kini, selain membesarkan bendera Hot Salsa, Dyan juga tengah fokus membangun branding lini fashionnya yang terinspirasi dari namanya sendiri, yakni dyanugra. ”Nama ini memiliki arti perempuan yang menyenangkan dan diberkahi. Saya ingin menjadi berkah bagi semua. Karena bagaimanapun, manusia yang sukses adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” tutupnya. (jpnn/pda)


Tembok penghalang bisa menghadang siapa saja. Ada yang berhenti dan pasrah. Tak sedikit yang berhasil melewatinya dengan kerja keras dan ketekunan.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News