Pelaksanaan Kurikulum Diminta Bertahap

Pelaksanaan Kurikulum Diminta Bertahap
Pelaksanaan Kurikulum Diminta Bertahap
SLAWI - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mempersilahkan Kemendikbud untuk menerapkan kurikulum baru. Namun demikian, pelaksanaan kurikulum harus bertahap. Sebab, pelaksanaan kurikulum tersebut tidak sedikit yang keberatan. 

"Silahkan (kurikulum) diterapkan, asal harus bertahap," kata Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Muthi MEd.

Muthi mengungkapkan hal itu ketika menghadiri  kegiatan di Gedung Korpri Slawi, Kabupaten Tegal belum lama ini. Muthi mengaku, pihaknya sudah melayangkan beberapa catatan kepada Mendikbud M Nuh terkait penerapan kurikulum tersebut. Di antaranya terkait penggabungan mapel IPA dan IPS ke dalam materi mapel Bahasa Indonesia.

”Terkait rencana itu, jangan sampai mengurangi kecintaan peserta didik kepada ilmu sosial dan ilmu alam,” ujar Muthi yang juga pimpinan di Badan Akreditasi Nasional (BAN) Madrasah.

SLAWI - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mempersilahkan Kemendikbud untuk menerapkan kurikulum baru. Namun demikian, pelaksanaan kurikulum harus bertahap.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News