Pelanggan Gadis ABG Sehari 8 Orang, Hmm, Tarifnya

Pelanggan Gadis ABG Sehari 8 Orang, Hmm, Tarifnya
Polisi mengamankan tersangka muncikari dan sejumlah barang bukti di Polres Tabanan. Foto: Juliadi/Radar Bali

jpnn.com, TABANAN - Petugas Polres Tabanan menangkap Khomsatun Hasanah (KH), 28, muncikari prostitusi online.

Janda berparas cantik asal asal Lumajang, Jawa Timur, itu mempekerjakan F, 15, anak di bawah umur sebagai PSK.

Awalnya gadis ABG itu diimingi akan dipekerjakan di Kota Denpasar, Bali, dengan gaji tinggi.

Namun, setiba di Denpasar, F yang juga berasal dari Lumajang tak kunjung dapat kerja.

Dua minggu F tak jelas di Kota Denpasar, tersangka lalu merayunya agar mau bekerja bersama seorang wanita PSK yang kini statusnya sebagai saksi, Siti Asiyah, 23.

Korban yang terdesak akhirnya mau diajak pelaku. Di Denpasar, Khomsatun Hasanah mulai melakukan protitusi online dengan menjajakkan korban melalui aplikasi MiChat.

Namun, karena sepi dan kurang pelanggan pelaku memutuskan mencoba kegiatan prostitusi online di Kabupaten Tabanan.

“Ternyata benar saat berada di Tabanan pelanggan meningkat dari kegiatan protitusi online yang ditawarkan tersangka. Dalam sehari pelanggan bisa mencapai delapan orang,” kata Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candara didampingi Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Aji Yoga Seka, Kamis (28/10).

Seorang gadis ABG dijadikan wanita PSK. Dalam sehari pelanggannya bisa mencapai delapan orang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News