Pelatih Chelsea di Era Abramovich Ternyata Semua Dipecat

Pelatih Chelsea di Era Abramovich Ternyata Semua Dipecat
Manajer Chelsea Frank Lampard saat pertandingan Liga Inggris melawan Manchester City di Stamford Bridge, London, Inggris, 3 Januari 2021. (Pool via REUTERS/Andy Rain).

jpnn.com, INGGRIS - Chelsea adalah tim yang menyiapkan fondasi guna menjadi klub elite Liga Inggris, ketika Roman Abramovich membeli 50 persen saham klub itu pada Juli 2003 dan diperbesar lagi menjadi 90 persen, sampai kemudian mendelisting klub dari bursa efek AIM pada 22 Agustus 2003.

Sebelum dikendalikan Abramovich, Chelsea hanya pernah sekali juara liga ketika masih bernama Divisi Pertama pada 1954-1955.

Namun, setahun setelah Abramovich masuk, klub ini disulap menjadi kekuatan elite dengan menjuarai Liga Premier dua musim berturut-turut, 2004 dan 2005.

Total lima kali Chelsea menjadi juara liga sejak era Abramovich, yang terakhir kali terjadi pada musim 2016-2017.

Klub yang tak henti diguyur uang kecuali saat dihukum larangan transfer satu musim oleh FIFA pada 2019 karena melanggar aturan transfer pemain tersebut, mencapai semua prestasi dengan tumbal besar yang tak dialami klub-klub elite Liga Inggris mana pun.

Setahun setelah mengendalikan Chelsea, Abramovich merekrut Jose Mourinho yang merupakan pelatih paling sukses yang mempersembahkan banyak gelar kepada The Blues.

Ironisnya, manajer paling sukses pun tidak lolos dari pemecatan.

Dari 12 pelatih sepanjang era Abramovich termasuk dua pelatih sementara, hanya Mourinho yang tak dipecat.

Pelatih Chelsea di era Abramovich ternyata semuanya meninggalkan klub setelah dipecat, termasuk Mourinho.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News