Pembangunan Tol Serang-Panimbang Tidak Sesuai Target

Pembangunan Tol Serang-Panimbang Tidak Sesuai Target
Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang. Foto: Dok. Radar Banten

jpnn.com, SERANG - Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang oleh PT Wika Serang-Panimbang (WSP) tidak sesuai target. Pembangunan Seksi I (Serang-Rangkasbitung) sepanjang 26,5 kilometer, baru mencapai 66,64 persen.

Padahal targetnya 90 persen, sehingga pada November 2019 sudah rampung. “Ada terlambatan lantaran terkendala faktor alam. Target pun meleset untuk kontruksi jalan tol seksi I,” kata Manager Operasional PT WSP Muhamad Ali di kantornya, Pakupatan, Kota Serang, Banten, Rabu (7/8).

Ali melanjutkan, kendala pembangunan kontruksi antara lain musim hujan pada Januari-Juni 2019 dan ada beberapa kontur tanah yang kurang baik. “Harusnya pengerjaan kontruksi dimulai pada awal 2019, namun karena musim penghujan baru dimulai Juli,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pembangunan Tol Trans Jawa Ubah Fungsi Lahan Pertanian

Dengan adanya keterlambatan di seksi I, Ali mengaku telah memperbarui target. “Kami telah membuat target baru, pengerjaan kontruksi seksi I harus rampung April 2020 dan bisa beroperasi pada Juli 2020,” jelasnya.

Untuk Seksi II dan III, lanjut Ali, akan dimulai Juli 2020 dan ditargetkan rampung Juli 2022. “Untuk Seksi II dan III, saat ini masih proses pembebasan lahan,” tegas Ali.

Berdasarkan target sebelumnya, PT WSP menjadwalkan pembangunan kontruksi Seksi I sepanjang 26,5 Km rampung pada November 2019. Kemudian Seksi II sepanjang 24,1 Km (Rangkasbitung-Cileles) rampung pada Oktober 2020, dan Seksi III Cileles-Bojong sepanjang 8,6 Km dan Bojong-Panimbang sepanjang 24,4 Km rampung pada Oktober 2021. (den)


Kendala kontruksi pembangunan pada Seksi I antara lain musim hujan pada Januari-Juni 2019 dan ada beberapa kontur tanah yang kurang baik.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News