Pembunuhan yang Sadis, Teramat Sadis

Pembunuhan yang Sadis, Teramat Sadis
Ilustrasi. Foto: JPNN

Sementara reka ulang pembunuhan korban kedua, Sut (51), hanya dengan empat adegan.

Yakni ketika dia membuang mayat korban. Pasalnya, dia membunuh korban di wilayah Tenggarong Seberang. 

Ek mengaku membunuh Sut karena kesal utangnya ditagih saat bertemu di Samarinda pada 23 Oktober.

Akhirnya, Ek mengajak korban ke Tenggarong Seberang.

Dia beralasan ingin mengambil uang.

Tiba di tempat sepi, Eko meminta Sut berhenti.

Seketika itu juga Sutardi ditikam. Mayatnya kemudian dilempar ke jok tengah.

Tersangka kemudian melaju ke Km 27 poros Bontang-Samarinda, tempat dia membuang jenazah Yusuf.

BONTANG – Pencurian disertai tindak kekerasan yang berujung pembunuhan yang dilakukan Ek sungguh sadis. Hal itu terlihat dalam rekonstruksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News