Pemerintah Australia Tengah Mempertimbangkan Pengampunan Bagi Pekerja Ilegal

Pemerintah Australia Tengah Mempertimbangkan Pengampunan Bagi Pekerja Ilegal
Pemerintah Australia serius mempertimbangkan apakah akan memberikan pengampunan bagi pekerja ilegal. (Stephanie Anderson)

"Saya kira mengatakan bahwa ini akan menjadi masalah keamanan nasional adalah hal yang konyol, karena mereka sudah berada di sini," katanya.

"Kita mendengar politikus membicarakan masalah ini selama bertahun-tahun, mereka harus mulai melaksanakan beberapa hal dan berhenti berbicara tentang ideologi karena sudah bukan waktunya lagi," katanya.

Pemerintah pusat Australia berada di bawah tekanan untuk membantu sektor pertanian mengisi posisi puluhan ribu pekerja yang sudah meninggalkan Australia.

Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk memberikan tunjangan bagi pekerja muda dan dana sekali bayar bagi penganggur yang ingin pindah ke kawasan pedalaman Australia.

Keputusan tersebut diduga akan diumumkan dalam pidato anggaran belanja nasional yang akan diumumkan hari Selasa (6/10).

Pemerintah sebelumnya sudah memperpanjang visa bagi 'backpacker' yang dikenal dengan Working Holiday Visa (WHV) dan pekerja dari kawasan Pasifik yang sudah berada di Australia ketika perbatasan ditutup.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari artikel dalam bahasa Inggris yang bisa dibaca di sini

Ikuti perkembangan seputar pandemi Australia di ABC Indonesia.


Pemerintah Australia sedang serius mempertimbangkan untuk memberi pengampunan atau amnesti terhadap pekerja ilegal sehingga mereka bisa bekerja dengan resmi tanpa khawatir akan dideportasi


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News