Pemerintah Diminta Dukung Mahasiswa Doktoral Lanjutkan Pendidikan

Pemerintah Diminta Dukung Mahasiswa Doktoral Lanjutkan Pendidikan
Aliansi Mahasiswa Doktor Nusantara (AMDN) menggelar demonstrasi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/8). Foto: AMDN

jpnn.com, JAKARTA - Aliansi Mahasiswa Doktor Nusantara (AMDN) mendesak pemerintah mendukung semangat para dosen yang ingin melanjutkan pendidikan doktoral.

AMDN sendiri merupakan kumpulan mahasiswa program doktoral yang tergabung yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral di berbagai kampus negeri di Indonesia.

"Visi Presiden Jokowi periode kedua ini, kan, sejalan dengan tuntutan teman-teman, yaitu membantu pemerintah mewujudkan SDM Unggul, Indonesia Maju,” kata Koordinator AMDN Jasril saat menggelar demonstrasi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/8).

BACA JUGA: Belum Dibuka, Pendaftar Program Doktoral UT Sudah Membeludak

Menurut Jasril, para mahasiswa yang tergabung dalam AMDN merasa diperlakukan diskriminatif oleh pemerintah.

Sebab, program beasiswa lebih diprioritaskan ke mahasiswa dari lulusan kampus yang sama.

Hal itu berakibat biaya studi para mahasiwa doktoral yang tergabung dalam MDN ditanggung sendiri. 

AMDN mempertanyakan kebijakan pemerintah yang dinilai tidak konsisten dengan perencanaan untuk meningkatan SDM dosen di Indonesia dalam bentuk menciptakan 500.000 doktor.

Aliansi Mahasiswa Doktor Nusantara (AMDN) mendesak pemerintah mendukung semangat para dosen yang ingin melanjutkan pendidikan doktoral.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News