Jumat, 20 April 2018 – 23:34 WIB

Pemimpin TNI AL Harus Berwawasan Maritim

Senin, 16 April 2018 – 19:50 WIB
Pemimpin TNI AL Harus Berwawasan Maritim - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Pemimpin Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) harus berwawasan maritim. Dengan dicanangkannya poros maritim oleh pemimpin negara ini, tentunya TNI AL memiliki potensi yang sangat besar di dalam memainkan perannya.

“Harapannya, siapa pun calon pemimpin TNI AL harus memiliki wawasan maritim yang kuat dan bisa memanfaatkan laut demi kepentingan bangsa dan negara,” kata pensiunan Perwira Tinggi TNI AL, Laksamana Muda TNI (Purn) Willem Rampangilei di gedung Parlemen Jakarta, Senin (16/4).

Willem yang kini menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini melihat kepemimpinan TNI AL selalu bernuansa maritim.

Menurut Willem, laut memiliki empat fungsi yang sangat penting, di antaranya sebagai sarana komunikasi dan perhubungan. Laut juga merupakan tempatnya sumber daya alam, berikut dominen-dominen atau penguasaan.

Untuk diketahui, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi akan memasuki masa pensiun tahun ini.

Laksamana Ade Supandi saat menggelar Rapat Pimpinan TNI AL 2018 di Markas Besar TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur pada Jumat, 26 Januari 2018 sempat menyinggung bahwa dirinya hendak memasuki masa pensiun.

“Hari ini (26 Januari 2018, red) yang mendampingi saya para bintang tiga ini, sebagai isyarat karena rapat pimpinan ini yang terakhir saya pimpin,” kata Ade usai menggelar Rapim TNI AL 2018.

Dalam rapat itu, Ade didampingi oleh lima laksamana madya calon penggantinya. Kelimanya adalah Wakil KSAL Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman, Kepala Staf Umum TNI Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan, Kepala Badan Keamanan Laut Laksamana Madya TNI Arie Soedewo, Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Letnan jenderal TNI (Mar) R.M. Trusono, dan Komandan Jenderal Akademi TNI Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji.(fri/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar